tiqUNlKhA9rYA6EcjzIC9JgyYepNTgUokUaq6D7G
Terjemahan

Ketidakpastian Setelah Kelulusan Sidang


Teman-teman, saya mengalami sebuah pergeseran dalam kehidupan. Tepatnya setelah lulus sidang skripsi, saya mulai mengevaluasi kegiatan-kegiatan dan relasi pertemanan yang saya punya. Aku merasakan ketidakpastian dan juga patah hati melalui berbagai perpisahan dan juga menyadari beberapa hal yang ternyata tidak lagi berjalan untuk aku. Aku kemudian mengambil tindakan, bahwa aku perlu mengakhiri hal-hal itu secara damai: pekerjaan, komunitas, kegiatan, dan sebagainya. Hal-hal yang terasa buntu, diakhiri. Hal yang rasanya masih bisa berjalan, terus diupayakan.

Ini adalah pengalaman yang baru untuk aku. Menyadari diri, menyadari kerentanan, kemudian melihat realitas. Itu prosesnya. Aku menuntun diriku untuk berpijak dan membumi.

"Ini lebih seperti pemeriksaan realitas yang brutal, atau transisi tiba-tiba ke masa dewasa yang lebih seperti seseorang mendorong Anda dengan kasar ke ujung kolam yang dalam tanpa memeriksa terlebih dahulu apakah Anda bisa berenang." (The Terrible Uncertainty of Being in Your Early 20s | by Ima Ocon | The Post-Grad Survival Guide | Medium)

Merasakan ketidakpastian seperti ini adalah tidak nyaman. Aku menangkap perasaan ini dan menuliskannya. Daripada menjadi gila karenanya dan kebingungan, memang, lebih baik untuk bersandar pada perasaan itu dan mengapresiasinya.

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar
Populer