Pada 1 - 3 September 2021, Kalaupadi mengikuti Lokakarya Nasional Peningkatan Kapasitas Advokasi HIV & AIDS di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Gereja Indonesia (PGI) dan Christian Conference of Asia (CCA). Saya lolos seleksi dari ratusan pendaftar. Aku pikir aku beruntung. Senang sekali karena bisa mengikuti dan memahami isu interseksi baru yaitu interfaith dan HIV/AIDS. Karena sebelumnya, selama aku di Bandung, aku belum mendapatkan narasi lintas agama yang membahas isu HIV/AIDS selain dakwah agama yang menghubungkan HIV/AIDS dengan masalah moralitas dan LGBTIQ. Sebenarnya dakwah seperti itu, menurut aku sudah gak efektif dan tidak membumi, tidak menyelesaikan isu yang sebenarnya dihadapi.
Selama saya mengikuti workshop ini, saya mulai menemukan urgensi bahwa diperlukan narasi interfaith dan HIV/AIDS. Itu untuk membangun penerimaan dan keadilan pada teman-teman, terutama ODHIV dan juga orang dengan ragam identitas gender dan seks. Saya berpikir bahwa ini adalah langkah awal yang baik dalam membangun narasi nterfaith dan HIV & AIDS. Aku sebagai anak muda menjadi merasa terinspirasi untuk melanjutkan kerja-kerja advokasi HIV & AIDS di Indonesia.

Posting Komentar