Akhirnya, saya ucapkan, saya berhasil mencapai penyelesaian sempurna dalam permainan Sony Playstation 1, Tomba! 2: The Evil Swine Return. Saya masih ingat rute permainannya dan memainkan dengan aliran. Sampai-sampai gak terasa kalau waktu permainan melewati 8 jam. Keterampilan hiperfokus saya mendukung saya menyelesaikan permainan dengan sempurna. Tak lupa untuk jeda makan dan melakukan pekerjaan lain.
Yang perlu diperhatikan di saat permainan mini trolley, selesaikan misinya hanya setelah memperoleh seluruh seed of strength. Permainan mini tersebut menjadi semakin sulit saat kereta trolley nya di-upgrade. Sehingga memperoleh seed of strength menjadi lebih sulit.
Saya masih bisa katakan bahwa permainan ini adalah proyek ambisius. Kini dengan lingkungan 3 dimensi dan sulih suara penuh. Permainan terasa lebih hidup. Saya diperkenalkan dengan karakter Kainen yang menurut kakek tua bijak, usianya melampaui semua kakek tua bijak di permainan sebelumnya.\
Saya pikir permainan Tomba! 2 menyampaikan dunianya dengan sederhana dan bisa merasa familiar dengan kehidupan pribadi. Dalam artian Tomba adalah perwujudan dari savage child yang justru bisa menyelesaikan seluruh permasalahan di benua dengan cara kreatif dan sederhana. Penyelesaian sempurna artinya melalui kesederhanaan dan keterbukaan, memperoleh keterampilan untuk menyelesaikan berbagai kesulitan hidup.
Tomba berbekas di diri saya waktu kecil karena kesederhanaan itu. Saya pun memperhatikan Tomba punya fisik yang kuat dan melalui kita, pemain. Ia adalah sosok yang cerdas... Ini merupakan pengalaman puncak dan wawasan yang menarik dalam hidup saya.
Tulisan ini bertema Permainan. Dukung Kalaupadi dengan beri jajan di nihbuatjajan.com.kalaupadi
Posting Komentar