Di tengah-tengah arus narasi yang mestigma orang-orang dengan ragam ketubuhan. Buku Queer Menafsir karya Amar Alfikar adalah pelipur lara dan kelapangan hati. Buku ini menunjukkan alternatif pandangan tentang pengalaman hidup dan spiritualitas dari orang dengan ragam gender dan seksualitas.
Judul buku: Queer Menafsir: Teologi Islam untuk Ragam Ketubuhan
Penulis: Amar Alfikar
Penerbit: Gading
Jumlah halaman: xiv + 488 halaman
Mendapatkan kabar bahwa buku Queer Menafsir adalah kabar gembira. Sehingga saya segera memesan bukunya di saat pemesanan di marketplace dibuka. Saya pesan melalui tautan berikut https://tokopedia.link/mzCGEs518yb seharga Rp 135.000 (seratus tiga puluh lima ribu rupiah). Karena harga buku di atas lima puluh ribu maka pembeli punya kesempatan gratis ongkos kirim (ongkir).
Kisah-kisah yang dibagikan terasa bagaikan air mengalir. Alurnya mengitari isu-isu ketuhanan yang menjadi pergumulan bagi orang dengan ragam ketubuhan. Saya menyadari bahwa beberapa teman mungkin terluka secara agama dan mengalami trauma agama akibat stigma dan kekerasan yang dipancarkan kepada mereka. Buku Queer Menafsir memberikan kesempatan bagi kita untuk merekonstruksi keyakinan yang sebelumnya diilhami dari tafsiran yang mendiskriminasi menuju tafsiran yang menerima dan merangkul keberagaman.
Bacaan ini memberikan efek terapeutik berupa afirmasi, penguatan bahwa perjalanan, kesulitan, dan upaya yang dilakukan selama ini menjadi valid. Ini menjadi pengantar untuk mengenali Islam sebagai rahmat alam semesta. Juga memberikan kesempatan bagi kita untuk melihat posisionalitas, mengenali identitas, dan keterkaitan dengan perjalanan hidup dan Sang Pencipta.
Saya selesai membaca buku Queer Menafsir pada Rabu, 19 April 2023 malam. Ulasan singkat Ini semoga mewarnai khazanah pikiran kita dalam menyambut buah pemikiran yang memerdekakan dan menjadi pelipur lara.
Posting Komentar