Di akhir hari, semua aspek hidup saya mesti memperhatikan kondisi disabilitas saya. Itu kenapa saya senantiasa mengkomunikasikan disabilitas saya, bukan untuk diminta dilihat sebagai normal. Namun karena ada kebutuhan yang tidak bisa saya penuhi sendiri. Sedih untuk mengetahui bahwa saya perlu bergantung pada orang lain pada situasi tertentu. Berbagai keputusan besar sudah saya ambil terkait disabilitas saya. Dari berhenti bekerja, mundur selangkah dalam perencanaan hidup, hingga terus melakukan penyesuaian terhadap setiap lingkungan aku tinggal, bekerja, dan belajar. Sudah waktunya untuk menormalisasi hidup dengan dukungan. berhenti untuk mengglorifikasi hidup mandiri karena gak semua orang bisa memperoleh kondisi itu.
Terjemahan
Related Posts
Memuat…
Populer
- Ilustrasi surealis yang menggambarkan seseorang memegang nampan berisi cangkang telur kosong yang r…
- Kemarin, saya baru saja selesai menyaksikan sebuah karya sinema yang cukup mengusik pikiran saya, y…
- Betapa perlunya setiap orang mengendalikan dirinya, mengatakan "enough is enough&q…
Posting Komentar