tiqUNlKhA9rYA6EcjzIC9JgyYepNTgUokUaq6D7G
Terjemahan

Mengingat kembali semua mimpi yang telah kandas dengan seseorang

Mengingat kembali semua mimpi yang telah kandas dengan seseorang. Apa ia masih mengingat itu? Apa ia masih merayakannya seperti yang ku lakukan? Ada apa dengan diri ini yang akhirnya kembali sadar?

… bahwa selama ini aku kehilangan mimpi ku sendiri.

Diri mu, disana. Aku berlarian mengejar dirimu. Semakin menjauh, aku terus berlari dengan perasaan dan mental yang hancur berkeping-keping. Aku berusaha menggapai mu. Lalu kau hilang. Ku tangkap serpihan dirimu di tangan ku. Aku bertanya pada serpihan itu…

kenapa arus itu menjadi sebegitu pentingnya untuk mu?

Aku kehilangan dirimu. Aku kehilangan diriku sendiri. Aku mulai tak mengenali siapa diriku, dan apa yang jadi alasan ku untuk hidup.

Setelah lima tahun berlalu, aku masih mempertanyakan apakah kamu akan berubah? Apakah kamu akan menjadi lebih baik sekarang? Apa kita akan berkumpul lagi dan mewujudkan mimpi-mimpi kita bersama?

Dalam ruang kesadaran ini, aku berdiri tegak pada sebuah tataran. Tampak hitungan matriks bermunculan di sekitarku. Aku masih merasakan mu. Aku merasa menyedihkan karena terus berpegang pada ide dan konsep spiritualitas ini. Aku sepertinya membentuk kehancuran diri, atau emang ini proses yang ku jalani hingga menuju titik tanpa akhir, rasanya…

Dorongan dan kerinduan ini sudah menarik ku sangat jauh hingga titik ini. Aku ingat bagaimana aku berusaha untuk membantai diri sendiri, sekumpulan nilai yang kaku dan beracun… betapa ajaib proses menyakitkan yang lebih intens dari yang saat ini ku alami, sudah aku lalui. Itu berasal dari sebuah kerinduan, motivasi yang kuat untuk bisa bersua dengan mu kembali. Namun yang ku temukan berikutnya adalah sebuah diri yang tertutup oleh tabir yang sangat kuat. Aku tak lagi mengenali diri mu. Aku merasakan hati nurani mu, tapi perwujudan nya tertahan dari luar tubuh mu. Betapa banyak kendali yang dibiarkan membelenggu dirimu sendiri.

… dan aku merasa kalau dirimu sungguh menderita

aku membayangkan diriku mengetuk pintu hati mu, tetapi selamanya tak ada menyahut.


Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar
Populer