Postingan ini merupakan oretan dari cerita dongeng El Khansa.
Setelah El Khansa selamat dari penculikan penyihir aneh dari kegelapan. Tiba-tiba sekelebat kenangan tentang Boy terasa seperti mimpi. Realitasnya sureal, tak jelas apakah itu adalah peristiwa nyata atau bukan. Namun El Khansa keluar dari portal seperti tak terjadi apa-apa sebelumnya. Prajurit yang mencari perempuan hilang datang menghampiri El Khansa. Rupanya El Khansa adalah orang yang dicari-cari oleh warga sekitar.
Tiada seorang pun tahu jejak atau riwayat dari Boy. Ini menyisakan sebuah kerinduan yang mendalam bagi El Khansa. Meskipun usianya masih remaja awal. Bagi El Khansa, Boy adalah teman bermain dan berpetualang yang baik. Ia adalah teman rombongan El Khansa yang pertama. Kenangan antara El Khansa dan Boy terasa seperti bisa hilang begitu saja, tetapi El Khansa berusaha untuk merekam kenangan itu. Di catata-catatan, di goresan-goresan batang kayu tepat rute yang pernah dilalui El Khansa dengan Boy. El Khansa sempat mencari ke jalanan dan mengingat lokasi tinggalnya Boy sebelum hilang. Dan yang ditemukan adalah sebuah kamar kecil di menara jam kota. Di situ El Khansa menemukan barang-barang peninggalan Boy dan membawanya: potongan batu, pot laksha El Khansa, dan juga sebuah buku catatan kecil milik Boy. Hari-hari di pondok semakin sibuk, dan pikiran tentang Boy temannya El Khansa yang hilang masih ada.
Tak terasa waktu berlalu hingga akhirnya El Khansa lulus dari pondokan farmasi. El Khansa meminta izin pada orang tuanya untuk hijrah ke Baltarum dan mendaftar Akademia. Orangtua El Khansa mengizinkan. Sebelum berangkat ke Baltarum, El Khansa mengunjungi kembali tempat yang diduga tempat tinggal Boy dulu. Tampaknya kini tempat itu sudah dibersihkan oleh biarawati yang kini menjaga menara jam. Biarawati memberikan sebuah batu giok yang punya kekuatan unik. El Khansa ingin memintanya, tetapi biarawati meminta sebuah obat khusus untuk digantikan dengan batu giok itu. El Khansa membuatkan obat untuk biarawati dan akhirnya batu giok misterius itu diberikan kepada El Khansa.
bersambung…
Posting Komentar